Kehidupan bermula dari bingkai yang kubuat
Pisahkanku dari warna jingga yang samarkan sebuah rona
Lalu kupulas anggunku agar engkau tak terus mengusik
Dan kusimpan semua cerita indah yang menggema di otakku
Aku punya dendam andai kau tahu
Di permukaan yang kubiarkan hanyut tak terlihat
Menjadikan indah tiap baris yang tercipta
Sudah.....
Tak pernah sedalam yang kupunya sekarang
lubang hitam yang tenggelamkan keceriaan
Padahal aku penuh warna, sungguh penuh warna
Aku kuasamu
Dengan cahaya yang pucatkan warna darahmu
padahal ku hilang di gelapnya kehidupan yang sejatinya bukan aku
Aku itu mereka
Membaur jadi satu dia alam yang kukira adalah aku.
Desya N.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar